Pages

Subscribe:

W E L C O M E

W  E  L  C  O  M  E

Labels

Dunia Kampus

Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 29 Juni 2016

Mudik? Jangan Lupa Bawa Kartu JKN-KIS (Pelayanan diberikan H-7 sampai dengan H+7 Lebaran)

MUDIK NYAMAN BERSAMA BPJS KESEHATAN:

Sebagai wujud kepedulian terhadap kenyamanan dan kepuasan peserta dalam hal penjaminan pelayanan kesehatan, menjelang Hari Raya Idul Fitri Tahun 2016, BPJS Kesehatan menerapkan kebijakan khusus terkait prosedur pelayanannya. Para peserta JKN-KIS yang sedang mudik lebaran tahun ini, dijamin bisa memperoleh pelayanan kesehatan dengan prosedur yang lebih ringkas. Oleh karenanya, para peserta JKN-KIS yang sedang mudik diimbau untuk selalu membawa Kartu JKN-KIS (Kartu Indonesia Sehat/KIS, Kartu BPJS Kesehatan, Kartu Askes, Kartu Jakarta Sehat/KJS, dan Kartu Jamkesmas).

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/infobpjskesehatan/jelang-lebaran-bpjs-kesehatan-menjamin-pelayanan-kesehatan-pemudik_57735152da93732a07eac495
Sebagai wujud kepedulian terhadap kenyamanan dan kepuasan peserta dalam hal penjaminan pelayanan kesehatan, menjelang Hari Raya Idul Fitri Tahun 2016, BPJS Kesehatan menerapkan kebijakan khusus terkait prosedur pelayanannya. Para peserta JKN-KIS yang sedang mudik lebaran tahun ini, dijamin bisa memperoleh pelayanan kesehatan dengan prosedur yang lebih ringkas. Oleh karenanya, para peserta JKN-KIS yang sedang mudik diimbau untuk selalu membawa Kartu JKN-KIS (Kartu Indonesia Sehat/KIS, Kartu BPJS Kesehatan, Kartu Askes, Kartu Jakarta Sehat/KJS, dan Kartu Jamkesmas).

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/infobpjskesehatan/jelang-lebaran-bpjs-kesehatan-menjamin-pelayanan-kesehatan-pemudik_57735152da93732a07eac495

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/infobpjskesehatan/jelang-lebaran-bpjs-kesehatan-menjamin-pelayanan-kesehatan-pemudik_57735152da93732a07eac495

Jelang Lebaran, BPJS Kesehatan Menjamin Pelayanan Kesehatan Pemudik

Sebagai wujud kepedulian terhadap kenyamanan dan kepuasan peserta dalam hal penjaminan pelayanan kesehatan, menjelang Hari Raya Idul Fitri Tahun 2016, BPJS Kesehatan menerapkan kebijakan khusus terkait prosedur pelayanannya. Para peserta JKN-KIS yang sedang mudik lebaran tahun ini, dijamin bisa memperoleh pelayanan kesehatan dengan prosedur yang lebih ringkas. Oleh karenanya, para peserta JKN-KIS yang sedang mudik diimbau untuk selalu membawa Kartu JKN-KIS (Kartu Indonesia Sehat/KIS, Kartu BPJS Kesehatan, Kartu Askes, Kartu Jakarta Sehat/KJS, dan Kartu Jamkesmas). “Peserta JKN-KIS yang sedang mudik dapat berobat di luar wilayah tanpa harus melapor ke Kantor Cabang BPJS Kesehatan setempat. Untuk prosedurnya, peserta JKN-KIS dapat langsung mengunjungi IGD rumah sakit terdekat yang ditunjuk oleh Kantor Cabang,” kata Direktur Pelayanan Maya Amiarny Rusady dalam konferensi pers bertema Mudik Nyaman Bersama BPJS Kesehatan, Rabu (29/6) di Media Center BPJS Kesehatan Kantor Pusat.

Menurut Maya, kebijakan pemangkasan prosedur pelayanan kesehatan tersebut berlaku sejak H-7 sampai dengan H+7 lebaran. Dengan diterapkannya kebijakan tersebut, peserta JKN-KIS yang sakit pada saat perjalanan mudik ataupun telah sampai ke tujuan tinggalnya, tidak harus melapor ke Kantor Cabang BPJS Kesehatan setempat ataupun mengunjungi FKTP sementara. Kebijakan tersebut mengacu pada prinsip portabilitas yang diemban BPJS Kesehatan.

Kamis, 08 Oktober 2015

Foto Kebersamaan BPJS Kesehatan KC Palopo




BPJS Kesehatan Tak Lagi Dilihat Sebelah Mata, Pembiayaan Aman, Dokter Nyaman

Testimoni dr. Nirwan Satria, SpAn  - Dokter Anastesi RS Sorulangun, Jambi




Awalnya, jaminan kesehatan nasional yang diselenggarakan BPJS Kesehatan banyak menuai kekhawatiran baik dari peserta, provider, maupun dokter dan tenaga kesehatan lainnya. BPJS Kesehatan pun terkesan dilihat sebelah mata oleh sebagian masyarakat. Padahal tak ada asuransi mana pun yang bisa menyaingi BPJS Kesehatan. Dengan premi murah dan terjangkau semua jenis penyakit dijamin pembiyaannya, tanpa mempertimbangkan sehat atau sakit, dan tidak melihat usia.

Setelah satu setengah tahun berjalan, kini semakin banyak dokter ingin bergabung dengan BPJS Kesehatan. Rumah sakit pun semakin banyak yang melayani peserta BPJS Kesehatan. Alasannya, ada kepastian yang menanggung biaya pengobatan. Sehingga jasa tenaga kesehatan juga menjadi lebih pasti.

Menurut ahli anastesi dr Nirwan Satria, SpAn, dirinya merasa nyaman dengan hadirnya pola pembiayaan kesehatan melalui BPJS Kesehatan. “Bisa dibandingkan sebelum dan sesudah ada BPJS Kesehatan. Dulu, banyak pasien umum yang tidak mampu bayar lalu minta tolong kepada pejabat untuk meringankan biaya atau bahkan minta digratiskan karena memang tidak mampu bayar,” kata Nirwan.

Soal kepuasan materi yang diperoleh dari jasa medik, Nirwan selalu mensyukurinya.  Sebagai dokter di RSUD Sarolangun, Jambi, Nirwan bisa menerima bagian yang diatur oleh pihak rumah sakit yang ditetapkan dalam rapat bersama antara lain dengan komite medik dan kepala ruangan. “Jadi, pola pembagiannya sudah diatur dan arahan besarannya sudah ada dari pusat (Kementerian Kesehatan – red),” ungkapnya.

Kamis, 26 Desember 2013

Jumat, 13 Desember 2013

Pengumuman PT Askes 2013: Ini Daftar yang Lulus Seleksi Administrasi

Askes
Sulitnya mencari kesempatan bekerja saat ini membuat banjirnya peminat saat PT Askes membuka lowongan kerja di tahun 2013. PT Askes sebagai salah satu BUMN (Badan Usaha Milik Negara) ini memang cukup diminati oleh pencari kerjasebab banyaknya kelebihan yang diberikan bagi karyawannya.
Antara lain tentu saja gaji tetap yang setara dengan gaji PNS, jenjang karir bagi pegawai yang berprestasi, dan tunjangan setelah pensiun nantinya.
Ditambah lagi dengan program baru yaitu JKN (Jaminan Kesehatan nasional) yang akan mulai berlangsung tahun 2014 mendatang, membuat PT Askes membuka banyak peluang karir bagi suksesnya program tersebut.

Jumat, 29 November 2013

TANYA JAWAB SEPUTAR BPJS


Apa itu BPJS?

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial(BPJS) adalah badan hukum publik yang dibentuk untuk menyelenggarakan program sosial. BPJS terdiri dari BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

Apa itu BPJS Kesehatan?

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial(BPJS) Kesehatan adalah badan hukum yang dibentuk untuk menyelenggarakan proggram jaminan kesehatan.

Kapan BPJS Kesehatan Mulai Operasional?

BPJS Kesehatan mulai operasional pada tanggal 1 Januari 2014.

Apa itu Jaminan Kesehatan?

Jaminan Kesehatan adalah jaminan berupa perlindungan kesehatan agar peserta memperoleh manfaat pemeliharaan kesehatan dan perlindungan dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan yang diberikan kepada setiap orang yang telah membayari iuarannya dibayar oleh pemerintah.

Senin, 28 Mei 2012

Makan Ikan Penting untuk Perempuan


 Mengonsumsi ikan yang kaya asam lemak omega 3 seperti salmon secara signifikan dapat menurunkan risiko seorang perempuan muda terkena penyakit jantung, sebagaimana dilaporkan oleh para ahli asal Denmark.

Para peneliti menemukan bahwa perempuan usia subur yang tidak pernah makan ikan memiliki risiko 50 persen lebih tinggi terkena masalah kardiovaskular ketimbang perempuan yang sering mengonsumsi ikan.

"Kami menemukan bukti bahwa meskipun hanya beberapa kali dalam sebulan seorang perempuan mengonsumsi ikan, tetapi mereka tetap diuntungkan," pemimpin penelitian Marin Strom, dari Statens Serum Institute, Copenhagen.

"Tetapi penting untuk ditekankan bahwa, untuk mendapatkan manfaat terbesar dari ikan dan minyak ikan, perempuan harus mengikuti rekomendasi diet untuk mengonsumsi ikan sebagai makanan utama setidaknya dua kali dalam seminggu," tambahnya.

Jumat, 20 April 2012

TUJUAN INDONESIA SEHAT 2015


         Tujuan pembangunan kesehatan Indonesia Sehat 2015 adalah meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang optimal melalui terciptanya masyarakat, bangsa dan Negara Indonesia yang ditandai oleh penduduknya yang hidup dalam lingkungan dan dengan perilaku hidup sehat serta memiliki kemampuan untuk menjangkau pelayanan dan fasilitas kesehatan yang bermutu secara adil dan merata diseluruh wilayah Republik Indonesia dan dapat mewujudkan bangsa yang mandiri maju dan sejahtera.


       
        Sejalan dengan tujuan pembangunan yang berwawasan kesehatan dan kesejahteraan maka pemerintah telah menetapakan pola dasar pembangunan yaitu pembangunan mutu SDM di berbagai sektor serta masih